Foto : Ahmed Shafiq (RIA Novosti)
"Tuduhan yang dilayangkan terhadap saya, bermotif politik. Saya akan kembali ke Mesir bila hal itu adalah yang terbaik," ujar Shafiq, seperti dikutip Sky News Arabia, Sabtu (1/9/2012).
Pria yang kalah dalam Pilpres Mesir 2012 itu berada di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Shafiq dituduh menyalahgunakan jabatannya saat menjabat sebagai Komandan Angkatan Udara Mesir, dengan menjual tanah milik Asosiasi Pilot Tempur Muda ke putra Husni Mubarak dengan harga yang sangat rendah.
Putra Mubarak, Alaa dan Gamal juga masih mendekam di penjara karena menjadi terdakwa kasus korupsi. Namun ayahnya yang berusia 84 tahun dipenjara seumur hidup karena membunuh ratusan demonstran yang mendesaknya agar mundur dari jabatan.
Meski demikian, ajudan Shafiq menepis tuduhan-tuduhan itu dan menegaskan bahwa Shafiq tidak takut untuk pulang ke tanah airnya. Beberapa hari yang lalus sejumlah fraksi politik di Mesir mengancam akan menangkap Shafiq di bandara ketika dirinya sampai di Mesir.
Pada awalnya, dugaan korupsi Shafiq dilayangkan oleh Pemimpin Partai al-Wasat, Essam Sultan. Namun Shafiq yakin, Sultan dibayar oleh fraksi Islam di Mesir untuk menjadi informan. Salah satu simpatisan Shafiq juga menuduh fraksi Ikhwanul Muslimin merencanakan sebuah tindakan untuk menyingkirkan Shafiq.
(AUL)
Serena Williams. (Foto: Reuters)
Pada awal tahun ini, Makarova memang menyudahi ambisi Serena untuk menjuarai Australian Open. Secara mengejutkan petenis asal Rusia itu mampu mengalahkan Serena pada laga pembuka Australian Open.
Serena harus menunggu tujuh bulan untuk berhadapan dengan Makarova lagi. Kali ini, adik kandung Venus Williams itu tidak mau membuat kesalahan yang sama. Tampil dominant di Arthur Ashe Stadium, Serena menang mudah 6-4 6-0.
“Saya lebih baik hari ini. Saya menghadapi lawan yang sangat baik, dia mengalahkan saya di Australia. Jadi, saya harus bermain lebih baik hari ini dan saya menunjukkan hal itu,” ujar Serena, diberitakan Sky Sports, Minggu (2/9/2012).
“Secara mental saya memang membiarkannya mengalir, ini kandang saya dan sangat tidak mungkin tidak senang bermain di sini. Menjadi petenis Amerika dan bermain di Amerika,” lanjutnya.
Bulan depan, usia Serena akan bertambah menjadi 31 tahun. Kendati demikian, Serena membantah akan mengikuti jejak Kim Clijsters dan Andy Roddick yang akan menggantugkan raket setelah pertandingan ini.
“Saya tidak dekat dengan pensiun. Saya sangat mencintai olahraga ini dan sekarang Roddick dan Clijsters sudah pensiun, saya harus terus bermain di sini. Saya tidak akan kemana-mana,” tandasnya.
(hmr)
Orang-orang hanya tahu bahwa emas tersebut memang benar sumbangan saudagar Aceh. Namun tak banyak yang tahu, bahwa Teuku Markam-lah saudagar yang dimaksud itu.
Itu baru segelintir sumbangan Teuku Markam untuk kepentingan negeri ini. Sumbangsih lainnya, ia pun ikut membebaskan lahan Senayan untuk dijadikan pusat olah raga terbesar Indonesia.
Tentu saja banyak bantuan-bantuan Teuku Markam lainnya yang pantas dicatat dalam memajukan perekonomian Indonesia di zaman Soekarno, hingga menempatkan Markam dalam sebuah legenda.
Di zaman Orba, karyanya yang terbilang monumental adalah pembangunan infrastruktur di Aceh dan Jawa Barat. Jalan Medan-Banda Aceh, Bireuen-Takengon, Meulaboh, Tapaktuan dan lain-lain adalah karya lain dari Teuku Markam yang didanai oleh Bank Dunia.
Mengingat peran yang begitu besar dalam percaturan bisnis dan perekonomian Indonesia, Teuku Markam pernah disebut-sebut sebagai anggota kabinet bayangan pemerintahan Soekarno. Peran Markam menjadi runtuh seiring dengan berkuasanya pemerintahan Soeharto.
Ia ditahan selama delapan tahun dengan tuduhan terlibat PKI. Harta kekayaannya diambil alih begitu saja oleh Rezim Orba. Pernah mencoba bangkit sekeluar dari penjara, tapi tidak sempat bertahan lama.
Tahun 1985 ia meninggal dunia. Aktivitas bisnisnya ditekan habis-habisan. Ahli warisnya hidup terlunta-lunta sampai ada yang menderita depresi mental. Hingga kekuasaan Orba berakhir, nama baik Teuku Markam tidak pernah direhabilitir.
Anak-anaknya mencoba bertahan hidup dengan segala daya upaya dan memanfaatkan bekas koneksi-koneksi bisnis Teuku Markam. Dan kini, ahli waris Teuku Markam tengah berjuang mengembalikan hak-hak orang tuanya.
Mengenal Lebih Dekat Sosok Teuku Markam?
Teuku Markam turunan uleebalang. Lahir tahun 1925. Ayahnya Teuku Marhaban. Kampungnya Seuneudon dan Alue Capli, Panton Labu Aceh Utara. Sejak kecil Teuku Markam sudah menjadi yatim piatu.
Ketika usia 9 tahun, Teuku Marhaban meninggal dunia. Sedangkan ibunya telah lebih dulu meninggal. Teuku Markam kemudian diasuh kakaknya Cut Nyak Putroe. Sempat mengecap pendidikan sampai kelas 4 SR (Sekolah Rakyat).

Teuku Markam tumbuh lalu menjadi pemuda dan memasuki pendidikan wajib militer di Koeta Radja (Banda Aceh sekarang) dan tamat dengan pangkat letnan satu. Teuku Markam bergabung dengan Tentara Rakyat Indonesia (TRI) dan ikut pertempuran di Tembung, Sumatera Utara bersama-sama dengan Jendral Bejo, Kaharuddin Nasution, Bustanil Arifin dan lain-lain.
Selama bertugas di Sumatera Utara, Teuku Markam aktif di berbagai lapangan pertempuran. Bahkan ia ikut mendamaikan clash antara pasukan Simbolon dengan pasukan Manaf Lubis.
Sebagai prajurit penghubung, Teuku Markam lalu diutus oleh Panglima Jenderal Bejo ke Jakarta untuk bertemu pimpinan pemerintah. Oleh pimpinan, Teuku Markam diutus lagi ke Bandung untuk menjadi ajudan Jenderal Gatot Soebroto. Tugas itu diemban Markam sampai Gatot Soebroto meninggal dunia.
Adalah Gatot Soebroto pula yang mempercayakan Teuku Markam untuk bertemu dengan Presiden Soekarno. Waktu itu, Bung Karno memang menginginkan adanya pengusaha pribumi yang betul-betul mampu menangani masalah perekonomian Indonesia.
Tahun 1957, ketika Teuku Markam berpangkat kapten (NRP 12276), ia kembali ke Aceh dan mendirikan PT Karkam. Ia sempat bentrok dengan Teuku Hamzah (Panglima Kodam Iskandar Muda) karena "disiriki" oleh orang lain.
Akibatnya Teuku Markam ditahan dan baru keluar tahun 1958. Pertentangan dengan Teuku Hamzah berhasil didamaikan oleh Sjamaun Gaharu.
Keluar dari tahanan, Teuku Markam kembali ke Jakarta dengan membawa PT Karkam. Perusahaan itu dipercaya oleh Pemerintah RI mengelola rampasan perang untuk dijadikan dana revolusi.
Selanjutnya Teuku Markam benar-benar menggeluti dunia usaha dengan sejumlah aset berupa kapal dan beberapa dok kapal di Palembang, Medan, Jakarta, Makassar, Surabaya.
Bisnis Teuku Markam semakin luas karena ia juga terjun dalam ekspor - impor dengan sejumlah negara. Antara lain mengimpor mobil Toyota Hardtop dari Jepang, besi beton, plat baja dan bahkan sempat mengimpor senjata atas persetujuan Departemen Pertahanan dan Keamanan (Dephankam) dan Presiden.
Komitmen Teuku Markam adalah mendukung perjuangan RI sepenuhnya termasuk pembebasan Irian Barat serta pemberantasan buta huruf yang waktu itu digenjot habis-habisan oleh Soekarno.
Hasil bisnis Teuku Markam konon juga ikut menjadi sumber APBN serta mengumpulkan sejumlah 28 kg emas untuk ditempatkan di puncak Monumen Nasional (Monas). Sebagaimana kita tahu bahwa proyek Monas merupakan salah satu impian Soekarno dalam meningkatkan harkat dan martabat bangsa.
Peran Teuku Markam menyukseskan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Afrika tidak kecil berkat bantuan sejumlah dana untuk keperluan KTT itu.
Teuku Markam termasuk salah satu konglomerat Indonesia yang dikenal dekat dengan pemerintahan Soekarno dan sejumlah pejabat lain seperti Menteri PU Ir Sutami, politisi Adam Malik, Soepardjo Rustam, Kaharuddin Nasution, Bustanil Arifin, Suhardiman, pengusaha Probosutedjo dan lain-lain.
Pada zaman Soekarno, nama Teuku Markam memang luar biasa populer. Sampai-sampai Teuku Markam pernah dikatakan sebagai kabinet bayangan Soekarno.
Sejarah kemudian berbalik. Peran dan sumbangan Teuku Markam dalam membangun perekonomian Indonesia seakan menjadi tiada artinya di mata pemerintahan Orba. Ia difitnah sebagai PKI dan dituding sebagai koruptor dan Soekarnoisme.
Tuduhan itulah yang kemudian mengantarkan Teuku Markam ke penjara pada tahun 1966. Ia dijebloskan ke dalam sel tanpa ada proses pengadilan.
Pertama-tama ia dimasukkan tahanan Budi Utomo, lalu dipindahkan ke Guntur, selanjutnya berpindah ke penjara Salemba, Jl. Percetakan Negara. Lalu dipindah lagi ke tahanan Cipinang, dan terakhir dipindahkan ke tahanan Nirbaya, tahanan untuk politisi di kawasan Pondok Gede Jakarta Timur. Tahun 1972 ia jatuh sakit dan terpaksa dirawat di RSPAD Gatot Subroto selama kurang lebih dua tahun.
Peralihan kekuasaan dari Soekarno ke Soeharto membuat hidup Teuku Markam menjadi sulit dan prihatin. Ia baru bebas tahun 1974. Ini pun, kabarnya, berkat jasa-jasa baik dari sejumlah teman setianya.
Teuku Markam dilepaskan begitu saja tanpa ada kompensasi apapun dari pemerintahan Orba. "Memang betul, saat itu Teuku Markam tidak akan menuntut hak-haknya. Tapi waktu itu ia kan tertindas dan teraniaya," kata Teuku Syauki Markam, salah seorang putra Teuku Markam.
Soeharto selaku Ketua Presidium Kabinet Ampera, pada 14 Agustus 1966 mengambil alih aset Teuku Markam berupa perkantoran, tanah dan lain-lain yang kemudian dikelola PT. PP Berdikari yang didirikan Suhardiman untuk dan atas nama pemerintahan RI.
Suhardiman, Bustanil Arifin, Amran Zamzami (dua orang terakhir ini adalah tokoh Aceh di Jakarta) termasuk teman-teman Markam. Namun tidak banyak menolong mengembalikan asset PT Karkam. Justru mereka ikut mengelola aset-aset tersebut di bawah bendera PT PP Berdikari.
Suhardiman adalah orang pertama yang memimpin perusahaan tersebut. Dijajaran direktur tertera Sukotriwarno, Edhy Tjahaja, dan Amran Zamzami. Selanjutnya PP Berdikari dipimpin Letjen Achmad Tirtosudiro, Drs Ahman Nurhani, dan Bustanil Arifin SH.
Pada tahun 1974, Soeharto mengeluarkan Keppres N0 31 Tahun 1974 yang isinya antara lain penegasan status harta kekayaan eks PT Karkam/PT Aslam/PT Sinar Pagi yang diambil alih pemerintahan RI tahun 1966 berstatus "pinjaman" yang nilainya Rp 411.314.924,29 sebagai penyertaan modal negara di PT. PP Berdikari. Kepres itu terbit persis pada tahun dibebaskannya Teuku Markam dari tahanan.
Proyek Bank Dunia
Sekeluar dari penjara, tahun 1974, Teuku Markam mendirikan PT. Marjaya dan menggarap proyek-prorek Bank Dunia untuk pembangunan infrastruktur di Aceh dan Jawa Barat. Tapi tidak satupun dari proyek-proyek raksasa yang dikerjakan PT Marjaya baik di Aceh maupun di Jawa Barat, mau diresmikan oleh pemerintahan Soeharto.
Proyek PT Marjaya di Aceh antara lain pembangunan Jalan Bireuen - Takengon, Aceh Barat, Aceh Selatan, Medan-Banda Aceh, PT PIM dan lain-lain.
Teuku Syauki menduga, Rezim Orba sangat takut apabila Teuku Markam kembali bangkit. Untuk itulah, kata Teuku Syauki, proyek-proyek Markam "dianggap" angin lalu.
Teuku Markam meninggal tahun 1985 akibat komplikasi berbagai penyakit di Jakarta. Sampai akhir hayatnya, pemerintah tidak pernah merehabilitasi namanya. Bahkan sampai sekarang.
Kristen Stewart (Foto: ist)
LOS ANGELES- Tak hanya tampil bertelanjang dada, Kristen Stewart ternyata juga melakukan adegan threesome atau melakukan hubungan intim dengan dengan orang pria di film terbarunya, On The Road.
Hal itu terungkap dari cuplikan adegan terbaru dari film yang disutradarai Walter Salles tersebut. Dalam cuplikan itu, Kristen melakukan adegan intim dengan Garrett Hedlund dan Sam Riley yang menjadi lawan mainnya.
Film On The Road merupakan adaptasi dari novel Jack Kerouac tahun 1951. Film ini bercerita tentang Dean (Garret Hedlund), dan Sal (Sam Riley) yang mencari sensasi di perjalanan liar di seluruh Amerika. Bersama Marylou yang diperankan Kristen, mereka pergi dari New York ke Pantai Barat, kemudian kembali lagi.
Film drama ini akan dirilis di Amerika pada 21 Desember 2012. Sebelum rilis serentak di bioskop, film ini akan diputar pada Toronto International Film Festival pekan depan. Jika hadir, itu akan jadi penampilan pertama Kristen di karpet merah sejak terlibat skandal perselingkuhan dengan Rupert Sanders. Demikian dikutip Aceshowbiz, Sabtu (1/9/2012).
F: Nissan Sylphy (Inautonews)
BANGKOK - Pabrikan Nissan resmi meluncurkan sedan Sylphy di Thailand. Sedan baru ini ditawarkan dengan harga 746.000 Bath atau setara Rp227 jutaan. Model baru yang diluncurkan ini telah mengadopsi transmisi otomatis dan revisi di sektor jantung pacu.
Dilansir Inautonews, Thailand menjadi negara kedua yang disinggahi Nissan Slyphy setelah sebelumnya menyapa publik China. Kedepannya model ini akan hadir dipasar lain di Asia, Oceania dan Timur Tengah.
Sedan yang dirancang sebagai model global ini rencananya akan dipasarkan di 120 negara diseluruh dunia. Nissan memperkiraan penjualan sedan cantik ini mencapai 550.000 unit per tahun di 2014 mendatang.
Nissan Sylphy anyar ini memiliki tubuh lebih pendek 50 mm (4.615 mm) dan lebih lebar 60 mm (1.760 mm) dari model sebelumnya. Sementara wheelbase tidak berubah yakni 2.700 mm.
Sylphy diperkuat mesin 1.6 liter Twin C-VTC (Twin Continuosly-Variable Timing Control) yang dilengkapi sistem injeksi bahan bakar ganda yang pertama dikelasnya. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga 116 PS dan torsi 154 Nm.
Nissan juga menawarkan pilihan mesin lain dengan kapasitas lebih besar. Ya, mesin 1.8 liter tertanam dibawah bonnet. Mesin ini sanggup menyemburkan daya 131 PS dengan torsi puncak 174 Nm. Model ini dilepas dengan harga 931.000 Bath atau Rp283 juta. (ian)