F : Proton (Aditya.Maulana/Okezone)
BERLIN – Pabrikan mobil asal Malaysia, Proton, yang kini dimiliki oleh DRB-Hicom, nampaknya sedang dilirik oleh pabrikan mobil asal Jerman, Volkswagen AG (VW). VW dikabarkan ingin membeli Proton karena melihat pangsa pasar di Asia Tenggara yang terus meningkat.
Nampaknya, keinginan VW membeli Proton tidak sesulit 2007 lalu yang dihalang-halangi oleh Perdana Menteri Malaysia Mahatir Mohamad. Ia menginginkan kalau Proton tetap dimiliki oleh orang berkebangsaan Malaysia. Demikian dilansir Autonews, Minggu (22/7/2012).
Tapi, karena kini pemilik Proton, DRB-Hicdom memiliki kedekatan dengan VW, nampaknya rencana VW akan berjalan mulus. Hal ini dibuktikan dengan kerjasama VW dan DRB-Hicom. VW meminjam pabrik DRB-Hicom untuk merakit sedan Passat.
Selain sedan Passat yang dirakit di pabrik DRB-Hicom, VW juga akan merakit varian Jetta dan Polo. Hal ini sekaligus membuka untuk menjadikan VW produsen mobil terbesar di dunia.
Sekadar informasi, Pemerintah Malaysia melalui BUMN Malaysia Kazhanah Nasional melepas saham Proton sebesar 42,7 persen. Saham tersebut diambil alih oleh perusahaan DRB-Hicom yang dimiliki konglomerat Malaysia Syed Mokhtar Al-Bukhary.
DRB-Hicom membeli 42,7 persen saham dengan total pembayaran sebebsar USD410 juta atau setara Rp3,741 triliun. DBR-Hicom ini juga dikenal sebagai importir distributor kendaraan di Malaysia, yang salah satu dagangannya adalah VW.
(zwr)
0 komentar:
Posting Komentar