Menlu Sesalkan WNI Jadi Korban Penembakan di AS
Menlu Marty Natalegawa (Foto:Fajar Nugraha/Okezone)
JAKARTA - Insiden penembakan yang terjadi di sebuah bioskop di Amerika Serikat (AS), menyebabkan tiga warga negara Indonesia (WNI). Kemlu mengatakan, pihak telah melakukan komunikasi dengan korban penembakan yang terluka itu.
"Kami telah melakukan komunikasi langsung dengan pihak keluarga yang menjadi korban luka dalam peristiwa tersebut di Indonesia. Kami menyampaikan keprihatinan yang mendalam dan sepenuhnya memberikan bantuan yang diperlukan pihak keluarga dalam proses perawatan ketiga WNI," terang Marty dalam konfrensi pers di Kantor Kemlu, Jakarta, Sabtu(21/7/12).
Marty menambahkan, Kementerian Luar negeri telah menginstruksikan Perwakilan RI di Los Angeles untuk mendampingi ketiga WNI dalam masa perawatan di rumah sakit. "Konjen RI di Los Angeles telah berangkat menuju Denver untuk memberikan bantuan langsung yang diperlukan oleh ketiga WNI tersebut," ujarnya.
Insiden yang terjadi pada saat film "The Dark Knight Rises" berlangsung sekitar 15 menit. Diperkirakan 71 orang menjadi korban penembakan termasuk 12 orang korban meninggal dunia.
Dari korban itu, 10 korban meninggal di tempat, sementara 2 lainnya meninggal di rumah sakit. Seluruh korban langsung dilarikan ke enam rumah sakit yang berada di sekitar tempat kejadian, untuk mendapatkan penanganan intensif.
WNI yang turut terluka dalam kejadian ini antara lain, Anggiat M Situmeang (ayah), lahir di Jakarta tanggal 1 Agustus 1967 yang menderita luka memar di mata sebelah kiri akibat serpihan dinding. Istri dari Anggiat, yaitu Rita Paulina Situmeang yang saat ini dirawat di rumah sakit Denver Health Medical Center.karena menderita luka tembak di lengan kiri dan kaki kiri.
Korban ketiga adalah anak dari pasangan WNI tersebut, Prodeo Et Patria Situmeang. Saat ini Prodeo dirawat di University of Colorado Hospital dan berada dalam keadaan stabil.(faj)
"Kami telah melakukan komunikasi langsung dengan pihak keluarga yang menjadi korban luka dalam peristiwa tersebut di Indonesia. Kami menyampaikan keprihatinan yang mendalam dan sepenuhnya memberikan bantuan yang diperlukan pihak keluarga dalam proses perawatan ketiga WNI," terang Marty dalam konfrensi pers di Kantor Kemlu, Jakarta, Sabtu(21/7/12).
Marty menambahkan, Kementerian Luar negeri telah menginstruksikan Perwakilan RI di Los Angeles untuk mendampingi ketiga WNI dalam masa perawatan di rumah sakit. "Konjen RI di Los Angeles telah berangkat menuju Denver untuk memberikan bantuan langsung yang diperlukan oleh ketiga WNI tersebut," ujarnya.
Insiden yang terjadi pada saat film "The Dark Knight Rises" berlangsung sekitar 15 menit. Diperkirakan 71 orang menjadi korban penembakan termasuk 12 orang korban meninggal dunia.
Dari korban itu, 10 korban meninggal di tempat, sementara 2 lainnya meninggal di rumah sakit. Seluruh korban langsung dilarikan ke enam rumah sakit yang berada di sekitar tempat kejadian, untuk mendapatkan penanganan intensif.
WNI yang turut terluka dalam kejadian ini antara lain, Anggiat M Situmeang (ayah), lahir di Jakarta tanggal 1 Agustus 1967 yang menderita luka memar di mata sebelah kiri akibat serpihan dinding. Istri dari Anggiat, yaitu Rita Paulina Situmeang yang saat ini dirawat di rumah sakit Denver Health Medical Center.karena menderita luka tembak di lengan kiri dan kaki kiri.
Korban ketiga adalah anak dari pasangan WNI tersebut, Prodeo Et Patria Situmeang. Saat ini Prodeo dirawat di University of Colorado Hospital dan berada dalam keadaan stabil.(faj)
0 komentar:
Posting Komentar